Selasa, 06 Desember 2016
PERPISAHAN ANTARA ORANG-ORANG YANG BERIMAN DENGAN ORANG-ORANG MUNAFIQ
BimbinganIslam.com
Rabu, 08 Rabi'ul Awwal 1438 H / 07 Desenber 2016 M
?? Ustadz 'Abdull?h Roy, MA
?? Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
?? Halaqah 58 | Perpisahan Antara Orang-Orang Yang Beriman Dengan Orang-Orang Yang Munafiq
? Download Audio : https://goo.gl/KKqVbo
???????
PERPISAHAN ANTARA ORANG-ORANG YANG BERIMAN DENGAN ORANG-ORANG MUNAFIQ
?????? ????? ????? ????? ???????
????? ??? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ??? ????? ??????
Halaqah yang ke-58 dari Silsilah 'Ilmiyah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Perpisahan Antara Orang-Orang Yang Beriman Dengan Orang-Orang Yang Munafiq".
Setelah bangkit dari sujud, maka orang-orang yang beriman akan mengikuti All?h Subh?nahu wa Ta'?l? dan akan dibentangkan Ash Shir?th (jembatan) di atas neraka.
[Sebagaimana di dalam hadits Ab? Hurairah yang diriwayatkan oleh Bukh?ri dan Muslim]
? Keadaan saat itu gelap gulita.
Seorang Yahudi pernah bertanya kepada Ras?lull?h shallall?hu �alayhi wa sallam:
"Dimanakah manusia pada hari di mana bumi dan langit diganti?"
Beliau Shalallahu �alayhi wassallam mengatakan:
"Di tempat yang gelap sebelum jembatan."
(Hadits shah?h riwayat Muslim)
? Kemudian, orang-orang yang beriman akan diberikan cahaya.
Di dalam hadits yang shah?h yang diriwayatkan oleh Ath Thabr?ni di dalam Al Mu�jamul Kab?r dari 'Abdull?h Ibnu Mas�ud radhiyall?hu 'anhu bahwasanya Ras?lull?h shallall?hu �alayhi wa sallam bersabda:
"Maka All?h memberikan kepada mereka cahaya sesuai dengan amalan mereka.
� Ada di antara mereka diberi cahaya sebesar gunung yang besar yang berjalan di depannya.
� Dan ada yang diberi lebih kecil dari itu.
� Dan ada di antara mereka diberi cahaya sebesar pohon kurma di sebelah kanannya.
� Dan ada yang diberi lebih kecil dari itu.
� Sehingga ada orang yang diberi cahaya di jempol kakinya, kadang menyala dan kadang padam.
Apabila menyala maka dia melangkahkan kakinya dan berjalan. Dan apabila padam dia berdiri."
? Ini menunjukkan kepada kita tentang pentingnya mengamalkan ilmu bagi seorang Muslim.
?Semakin banyak cahaya ilmu yang dia amalkan di dunia maka akan semakin banyak cahaya yang akan dia dapatkan di hari kiamat.
Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim disebutkan bahwasanya:
? Orang-orang munafik juga akan diberi cahaya dan akan mengikuti All?h, namun cahaya mereka padam sebelum sampai jembatan.
All?h Subh?nahu wa Ta'?l? menceritakan di dalam surat Al Had?d ayat 12-15, yang artinya:
"Pada hari ketika kamu melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan wanita, cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.
Dikatakan kepada mereka:
'Pada hari ini ada berita gembira untuk kalian yaitu surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang kalian akan kekal di dalamnya, itulah keberuntungan yang besar.'
Pada hari ketika orang-orang munafiq laki-laki dan wanita berkata kepada orang-orang yang beriman:
'Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kalian.'
Dikatakan kepada orang-orang munafik:
'Kembalilah kalian ke belakang dan carilah sendiri cahaya untuk kalian.'
Lalu dibuatlah diantara orang-orang yang beriman dan orang-orang yang munafiq sebuah dinding yang memiliki pintu, di sebelah dalamnya (yaitu sisi orang-orang yang beriman) ada rahmat dan di sebelah luarnya (yaitu sisi orang-orang munafiq) ada siksa.
Orang-orang munafiq memanggil orang-orang yang beriman seraya berkata:
'Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kalian di dunia?'
? Maksudnya: bersama orang-orang yang beriman secara zh?hir.
Orang-orang yang beriman menjawab:
'Benar, akan tetapi kalian mencelakakan diri kalian sendiri (yaitu dengan kenifaqan kalian) dan kalian dahulu menunggu-nunggu kehancuran kami dan kalian ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan All?h Subh?nahu wa Ta'?l? dan penipu (yaitu syaith?n) telah datang memperdaya kalian tentang All?h.
Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kalian maupun dari orang-orang kafir.
Tempat kalian adalah neraka, itulah tempat berlindung kalian dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
Demikianlah orang-orang munafik kembali tertipu; mereka mendapat cahaya di awal dan menyangka bahwasanya mereka akan selamat bersama orang-orang yang beriman namun ternyata persangkaan mereka salah.
? Orang-orang yang beriman ketika melihat cahaya orang-orang munafiq padam, mereka berdo'a kepada All?h:
????????? ???????? ????? ???????? ????????? ??????? ??????? ?????? ????? ??????? ????????
"Wahai Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa untuk melakukan segala sesuatu."
(QS At Tahr?m: 8)
Di dalam hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Ab? D?w?d dan juga Tirmidzi, Ras?lull?h shallall?hu �alayhi wa sallam mengabarkan bahwasanya:
"Orang yang berjalan ke masjid di dalam kegelapan malam (yaitu untuk melakukan shalat berjama'ah) maka dia akan mendapatkan cahaya yang sempurna di hari kiamat."
? Di antara usaha seorang Muslim untuk menghilangkan kenifaqan adalah menjaga shalat lima waktu secara berjamaah.
Ras?lull?h shallall?hu �alayhi wa sallam bersabda:
"Barang siapa yang shalat karena All?h selama 40 hari secara berjama'ah mendapatkan takbiratul �?la (yaitu takbiratul ihr?m) maka dia akan terlepas dari dua perkara; terlepas dari neraka dan terlepas dari kenifaqan."
(Hadits hasan riwayat Tirmidzi).
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali di halaqah selanjutnya.
??????? ????? ????? ????? ???????
'Abdull?h Roy
Di kota Al Mad?nah
?Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS
________________________
Senin, 05 Desember 2016
TINGGALNYA ORANG-ORANG BERIMAN DAN ORANG-ORANG MUNAFIK
BimbinganIslam.com
Selasa, 07 Rabi'ul Awwal 1438 H / 06 Desenber 2016 M
?? Ustadz 'Abdull?h Roy, MA
?? Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
?? Halaqah 57 | Tinggalnya Orang-Orang Beriman Dan Orang-Orang Munafik
? Download Audio: https://goo.gl/Gy3oKY
???????
TINGGALNYA ORANG-ORANG BERIMAN DAN ORANG-ORANG MUNAFIK
?????? ????? ????? ????? ???????
????? ??? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ??? ????? ??????
Halaqah yang ke-57 dari Silsilah 'Ilmiyah Beriman kepada hari akhir adalah tentang "Tinggalnya Orang-orang Beriman Dan Orang-orang Munafik".
Di dalam hadits Abu Said Al-Khudri yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim disebutkan bahwasanya setelah orang-orang kafir baik musyrikin maupun ahlul kitab digiring ke neraka, maka tidak tersisa kecuali orang-orang yang menyembah All?h, yang shalih maupun yang fajir.
Dikatakan kepada mereka, "Apa yang menghalangi kalian untuk pergi, sedangkan manusia sudah pergi ?
Dalam riwayat Muslim,
"Apa yang kalian tunggu ? Mereka berkata, "Kami berbeda dengan mereka di dunia. Padahal kami dahulu butuh dengan mereka".
� Maksudnya dahulu mereka bertauhid tidak menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.
Meskipun mereka membutuhkan orang-orang kafir tersebut dalam beberapa hal.
Mereka berkata, "Sungguh kami telah mendengar penyeru, menyeru supaya setiap kaum mengikuti apa yang dia sembah. Dan kami sekarang sedang menunggu Rabb kami".
Maka datanglah All?h Subh?nahu wa Ta'?la di dalam bentuk yang berbeda dengan bentuk yang mereka lihat pertama kali.
� Ini menunjukkan bahwasanya orang-orang yang beriman akan melihat All?h di Padang Mahsyar.
Kemudian Ras?lull?h shallall?hu 'alayhi wa sallam bersabda, "Maka All?h berkata, "Aku adalah Rabb kalian". Mereka berkata, "Kami berlindung kepada All?h darimu. Kami tidak menyekutukan All?h sedikitpun". Mereka mengatakan perkataan ini dua atau tiga kali.
� Maksudnya All?h akan menguji mereka dengan memperlihatkan diri-Nya kepada mereka dalam bentuk yang lain.
Ketika mereka melihat All?h dalam bentuk yang lain, maka mereka berlindung kepada All?h , supaya tidak terfitnah di dalam ujian ini.
Dan ucapan mereka, "Kami tidak menyekutukan All?h sedikitpun" menunjukkan tentang keutamaan tauhid.
Beliau Shallall?hu 'alayhi wa sallam bersabda, "Maka tidak berbicara kepada All?h saat itu kecuali para Nabi."
Maka All?h berkata, "Apakah kalian memiliki tanda sehingga kalian mengetahui bahwa Dia adalah Rabb kalian ?".
Mereka berkata, "Betis"
Maka disingkaplah betis All?h Subh?nahu wa Ta'?la.
Para ulama mangatakan bahwasanya ini adalah termasuk hadits yang berisi sifat All?h, kewajibah kita beriman bahwasanya All?h memiliki betis sesuai dengan keagungan-Nya.
Tidak boleh kita ingkari, tidak boleh kita serupakan dengan makhluk, tidak boleh kita takwil, dan tidak boleh kita bertanya tentang bagaimananya.
Kemudian Ras?lull?h shallall?hu 'alayhi wa sallam bersabda, "Maka sujudlah setiap mukmin".
Dan dalam riwayat Muslim disebutkan,
"Tidak tersisa orang yang dahulu sujud untuk All?h, ikhlas dari dirinya kecuali All?h akan mengijinkan dia bersujud. Kemudian tidaklah tersisa orang yang dahulu sujud karena hanya ingin melindungi diri dan riya' kecuali All?h akan menjadikan punggungnya menjadi rata."
Setiap akan sujud dia jatuh tersungkur di atas tengkuknya.
� Maksudnya dia tidak bisa sujud karena punggungnya yang semula memiliki beberapa ruas tulang yang memudahkan dia untuk membungkuk, menjadi hanya memiliki satu ruas tulang yang rata.
Demikianlah keadaan orang-orang yang dahulu menipu All?h dan orang-orang yang beriman di dunia. Maka All?h menipu mereka.
Mereka mengira bahwasanya mereka akan selamat dengan tinggalnya mereka saat itu bersama orang-orang yang beriman.
Namun ternyata perkiraan mereka adalah perkiraan yang salah.
Kemudian Ras?lull?h shallall?hu 'alayhi wa sallam bersabda,
"Kemudian orang-orang yang beriman mengangkat kepala mereka dan All?h Subh?nahu wa Ta'?la telah kembali kepada bentuk-Nya yang semula.
Kemudian All?h berkata, "Aku adalah Rabb kalian".
Mereka pun berkata, "Engkau adalah Rabb kami".
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
??????? ????? ????? ????? ???????
'Abdull?h Roy
Di kota Al-Mad?nah
Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS
________________________
Minggu, 04 Desember 2016
KEADAAN ORANG-ORANG KAFIR KETIKA DIGIRING DAN DIKUMPULKAN KE NERAKA
BimbinganIslam.com
Senin, 06 Rabi'ul Awwal 1438 H / 05 Desenber 2016 M
?? Ustadz 'Abdull?h Roy, MA
?? Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
?? Halaqah 56 | Keadaan Orang-orang Kafir Ketika Digiring Dan Dikumpulkan Ke Neraka
? Download Audio: https://goo.gl/tu4cJy
???????
KEADAAN ORANG-ORANG KAFIR KETIKA DIGIRING DAN DIKUMPULKAN KE NERAKA
?????? ????? ????? ????? ???????
????? ??? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ??? ????? ??????
Halaqah yang ke-56 dari Silsilah 'Ilmiyah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Keadaan Orang-orang Kafir Ketika Digiring Dan Dikumpulkan Ke Neraka".
? PERTAMA | Mereka akan digiring dengan kasar.
All?h Subh?nahu wa Ta'?la berfirman:
?????? ?????????? ?????? ????? ????????? ?????? (??) ???????? ???????? ??????? ?????? ????? ???????????? (??)
�Pada hari mereka akan didorong ke dalam neraka Jahannam dengan keras. Dikatakan kepada mereka: 'Inilah neraka yang dahulu kalian dustakan'.�
(QS Ath Th?r: 13-14)
? KEDUA | Mereka akan digiring secara berkelompok dan akan disambut oleh para malaikat penjaga neraka di ambang pintu neraka dengan penuh penghinaan.
All?h Subh?nahu wa Ta'?l? berfirman yang artinya:
�Orang-orang kafir akan digiring ke neraka Jahannam secara berkelompok-berkelompok, sehingga apabila mereka telah sampai di ambang neraka, dibukalah pintu-pintunya.
Dan berkatalah penjaga-penjaga neraka kepada mereka: 'Bukankah telah datang kepada kalian Ras?l-ras?l yang berasal dari kalian yang membacakan kepada kalian ayat-ayat Rabb kalian dan mengingatkan kalian pertemuan dengan hari ini?'
Mereka menjawab: 'Benar telah datang.'
Namun telah tetap adzab bagi orang-orang kafir.
Dikatakan kepada mereka: 'Masuklah kalian melewati pintu-pintu neraka jahanam tersebut, sedangkan kalian kekal di dalamnya.'
Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.�
(QS Az Zumar: 71-72)
? KETIGA| Mereka akan dikumpulkan dalam keadaan berjalan di atas wajah-wajah mereka.
All?h Subh?nahu wa Ta'?la berfirman:
????????? ??????????? ?????? ??????????? ?????? ????????? ?????????????? ?????? ?????????? ????????? ?????????
�Orang-orang yang dikumpulkan ke neraka Jahannam dengan berjalan di atas wajah-wajah mereka.
Mereka itulah orang-orang yang paling jelek kedudukan mereka dan paling sesat jalan mereka.�
(QS Al Furq?n: 34)
Seorang laki-laki bertanya kepada Ras?lull?h shallall?hu �alayhi wa sallam:
"Wahai Nabi All?h, bagaimana orang kafir dikumpulkan di atas wajahnya pada hari kiamat?"
Beliau Shallall?hu 'alayhi wa sallam menjawab:
"Bukankah yang telah menjadikan dia berjalan di atas kedua kakinya di dunia mampu untuk menjadikan dia berjalan di atas wajahnya pada hari kiamat?"
(HR Bukh?ri dan Muslim)
? KEEMPAT| Mereka akan dikumpulkan dalam keadaan buta, bisu dan tuli.
All?h Subh?nahu wa Ta'?l? berfirman:
?????????????? ?????? ????????????? ?????? ??????????? ???????? ?????????? ???????????
�Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat di atas wajah-wajah mereka dalam keadaan buta, bisu dan tuli."
(QS Al Isr?: 97)
? Ada sebagian ulama yang mengatakan bahwasanya mereka buta, bisu dan tuli tidak dalam semua keadaan.
? KELIMA| Mereka akan dikumpulkan bersama teman-teman mereka dan sesembahan-sesembahan mereka dan akan saling menyalahkan di antara mereka sebelum akhirnya mereka masuk ke dalam neraka.
? Lihat surat Ash Sh?ff?t ayat 22-32.
? KEENAM | Sebelum mereka sampai ke neraka mereka akan mendengar suara neraka.
All?h Subh?nahu wa Ta'?l? berfirman :
????? ????????? ???? ????????? ???????? ????????? ????? ??????????? ???????????
�Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suara neraka yang bergemuruh karena marah.�
(QS Al Furq?n: 12)
Semoga All?h Subh?nahu wa Ta'?la menjauhkan kita dan keluarga kita dari neraka Jahannam dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
??????? ????? ????? ????? ???????
'Abdull?h Roy
Di kota Al Mad?nah
?Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS
_______________
Kamis, 20 Oktober 2016
Dikumpulkannya Orang-Orang Kafir Ke Dalam Neraka
🌎 BimbinganIslam.com
Jum'at, 20 Muharram 1438 H / 21 Oktober 2016 M
👤 Ustadz Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 55 | Dikumpulkannya Orang-Orang Kafir Ke Dalam Neraka
⬇ Download Audio: https://goo.gl/ozGnNO
➖➖➖➖➖➖➖
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-55 dari Silsilah 'Ilmiyah Beriman kepada hari akhir adalah tentang "Dikumpulkannya Orang-orang Kafir Ke Dalam Neraka".
Setelah hisab di Padang Mahsyar selesai, maka mulailah dipisah antara penduduk Surga dan penduduk Neraka secara bertahap.
■ HADITS 1
Al Imam Bukhāri dan Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya:
Dari Abu Said Al Khudriy Radhiyallāhu 'anhu dari Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam:
"Bahwasanya kelak di hari kiamat akan ada yang memanggil dan memerintahkan setiap umat untuk mengikuti Tuhan yang dia sembah di dunia.
Maka tidaklah ada manusia yang menyembah selain Allāh (seperti patung dan batu), kecuali dia akan berjatuhan ke dalam neraka.
Sehingga tidak tersisa kecuali orang-orang yang beriman, baik yang shalih maupun yang fasik, dan sebagian kecil atau sisa Ahlul Kitab yaitu orang Yahudi dan Nashrani.
Dikatakan kepada orang Yahudi: 'Apakah yang kalian sembah?'
Mereka berkata: 'Kami dahulu menyembah Uzair, anak Allāh.'
Dikatakan kepada mereka: 'Kalian telah berdusta. Allāh tidak memiliki istri dan anak. Lalu apakah yang kalian inginkan?'
Mereka berkata: 'Kami haus, maka berilah kami air minum.'
⇒ Karena saat itu Allāh memperlihatkan kepada mereka Jahannam yang dari jauh seperti air.
Maka ditunjukkanlah Jahannam yang dari jauh seperti air tersebut dan dikatakan kepada mereka: 'Apakah kalian tidak mau mendatanginya?'
Maka mereka pun dikumpulkan ke Jahannam dan berjatuhan di dalamnya.
Kemudian dikatakan kepada orang-orang Nasrani: 'Apakah yang kalian sembah?'
Mereka berkata: 'Kami dahulu menyembah 'Īsā anak Allāh.'
Dikatakan kepada mereka: 'Kalian telah berdusta, Allāh tidak memiliki istri dan anak. Lalu apakah yang kalian inginkan?'
Mereka berkata: 'Kami haus, maka berilah kami air minum.'
Maka ditunjukkanlah Jahannam yang dari jauh seperti air dan dikatakan kepada mereka: 'Apakah kalian tidak mendatanginya?'
Akhirnya mereka pun juga dikumpulkan ke Jahannam dan berjatuhan di dalamnya."
■ HADITS 2
Dan di dalam hadits Abū Hurairah Radhiyallāhu 'anhu yang juga dikeluarkan oleh Al Bukhāri dan Muslim disebutkan:
"Bahwasanya Allāh akan berkata kepada manusia:
'Barang siapa yang menyembah sesuatu maka hendaklah mengikutinya.'
Maka penyembah matahari akan mengikuti matahari, penyembah bulan akan mengikuti bulan, penyembah thaghut akan mengikuti thaghut.
⇒ Dan thaghut adalah segala sesuatu yang disembah selain Allāh.
Kemudian tersisalah umat Islam dan bersama mereka orang-orang munafik."
■ HADITS 3
Di dalam hadits Abdullāh Ibnu Mas'ūd Radhiyallāhu 'anhu disebutkan bahwasanya:
"Orang-orang yang dahulu menyembah Nabi 'Īsā 'alayhissalām maka akan mengikuti syaithān Nabi 'Īsā yang diserupakan dengan beliau.
Dan yang dahulu menyembah 'Uzair, maka akan mengikuti syaithān 'Uzair yang diserupakan dengan beliau."
(Hadits Shahih riwayat Ath Thabrāni di dalam Al Mu'jamul Kabīr).
Demikianlah keadaan orang-orang yang menyembah kepada selain Allāh, baik orang-orang musyrikin maupun Ahlul Kitab, orang Yahudi dan Nasrani.
Mereka akan dipisahkan dari:
⑴ Orang-orang yang menyembah Allāh saja, yang mencakup orang-orang yang benar-benar menyembah Allāh.
⇒ Merekalah orang-orang yang beriman.
⑵ Maupun orang-orang yang pura-pura menyembah Allāh.
⇒ Dan merekalah orang-orang munafik.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
'Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah
✒Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS
_______________
Senin, 17 Oktober 2016
Telaga Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam
🌎BimbinganIslam.com
Selasa, 17 Muharram 1438 H / 18 Oktober 2016 M
👤 Ustadz 'Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 52 | Telaga Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam
⬇ Download Audio: https://goo.gl/aUcgJD
➖➖➖➖➖➖➖
TELAGA RASŪLULLĀH SHALLALLĀHU 'ALAYHI WA SALLAM
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-52 dari Silsilah Beriman kepada hari akhir adalah tentang " Telaga Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam".
Di antara beriman kepada Hari Akhir adalah beriman tentang adanya telaga Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam pada Hari Kiamat.
Hadits-hadits yang datang dalam masalah ini mencapai derajat mutawatir, diantaranya adalah sabda beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam:
إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ حَوْضًا وَإِنَّهُمْ يَتَبَاهَوْنَ أَيُّهُمْ أَكْثَرُ وَارِدَةً وَإِنِّي أَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَكْثَرَهُمْ وَارِدَةً
“Sesungguhnya setiap Nabi memiliki telaga. Sesungguhnya mereka akan saling berbangga siapa yang diantara mereka yang telaganya paling banyak didatangi. Dan aku berharap akulah yang telaganya akan paling banyak didatangi.”
( Hadits shahih riwayat Tirmidzi )
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam juga bersabda:
حَوْضِي مَسِيرَةُ شَهْرٍ مَاؤُهُ أَبْيَضُ مِنْ اللَّبَنِ وَرِيحُهُ أَطْيَبُ مِنْ الْمِسْكِ وَكِيزَانُهُ كَنُجُومِ السَّمَاءِ مَنْ شَرِبَ مِنْهَا فَلَا يَظْمَأُ أَبَدًا
“Telagaku sepanjang satu bulan perjalanan, airnya lebih putih daripada susu dan baunya lebih wangi daripada minyak kasturi dan qizannya ( yaitu sejenis teko ) sebanyak bintang di langit. Barangsiapa yang meminum darinya maka dia tidak akan haus selama-lamanya.”
( HR Bukhāri dan Muslim )
Sebagian ulama mengatakan bahwasanya seandainya dia masuk ke dalam neraka setelah itu karena dosa yang dia lakukan maka dia tidak akan diadzab dengan rasa haus.
Umat beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam akan mendatangi telaga beliau dan meminum darinya.
Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan yang artinya:
“Dan aku akan menolak manusia dari telagaku sebagaimana seseorang menolak onta orang lain dari telaganya."
Maka para sahabat bertanya kepada beliau:
"Wahai Rasūlullāh, apakah engkau mengenal kami pada hari tersebut ?"
Beliau menjawab:
"Ya, kalian mempunyai tanda yang tidak dimiliki umat-umat yang lain. Kalian akan mendatangi telagaku dalam keadaan putih wajah, tangan dan kaki kalian dari bekas berwudhu."
( HR Muslim )
Orang yang beriman ketika Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam masih hidup kemudian dia murtad sepeninggal beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam maka akan dijauhkan dari telaga beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
Di dalam sebuah hadits, beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan yang artinya:
“Aku akan mendahului kalian di atas telaga dan akan dinampakkan beberapa orang di antara kalian kemudian tiba-tiba dijauhkan dariku.
Aku pun bertanya:
'Wahai Robbku, bukankah mereka adalah para sahabatku?'
Maka dikatakan kepada beliau, 'Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka lakukan setelah dirimu'."
( HR Bukhāri dan Muslim dari Abdullāh Bin Mas’ud radhiyallāhu 'anhu)
Di dalam hadits yang lain dikatakan kepada beliau:
“Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka rubah setelahmu.”
( HR Bukhāri dan Muslim )
Sebagian ulama mengatakan bahwasanya membuat bid’ah di dalam agama termasuk merubah yang dimaksud dalam hadits ini.
Dikhawatirkan dia tidak bisa meminum dari telaga Nabi shallAllãhu 'alaihi wasallam.
Namun bukan berarti apabila dia masuk ke dalam neraka, dia kekal di dalamnya. Karena yang kekal di dalam neraka hanyalah orang-orang kafir.
Dua hadits terakhir menunjukkan bahwasanya setelah meninggal dunia, beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam tidak mengetahui apa yang dilakukan umatnya.
Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjadikan kita termasuk orang-orang yang bisa meminum dari telaga Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam pada hari di mana kita sangat membutuhkannya.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
'Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah
✒Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS
_______________
Kamis, 28 Juli 2016
ORANG YANG PERTAMA KALI DIHISAB
🌎 BimbinganIslam.com
Rabu, 22 Syawwal 1437 H / 27 Juli 2016 M
👤 Ustadz 'Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 47 | Orang Yang Pertama Dihisab, Amalan Yang Pertama Dihisab dan Hal Yang Pertama Dihisab
⬇ Download Audio: bit.ly/BiAS-AR-S05-H47
➖➖➖➖➖➖➖
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-47 dari Silsilah 'Ilmiyah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Orang Yang Pertama Dihisab, Amalan Yang Pertama Dihisab Dan Hal Yang Pertama Dihisab".
■ ORANG YANG PERTAMA KALI DIHISAB
Orang yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat ada 3 orang:
⑴ ORANG YANG BERJIHAD KARENA RIYĀ'
Dia akan didatangkan dan akan diperlihatkan kenikmatan yang telah Allāh berikan kepadanya, maka diapun mengenalnya.
Kemudian ditanya oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla: "Apa yang kamu lakukan terhadap kenikmatan ini?"
Dia berkata: "Aku gunakan untuk berperang di jalanmu sampai aku mati syahid."
Allāh berkata kepadanya: "Kamu dusta, akan tetapi kamu berperang supaya dikatakan sebagai seorang pemberani dan manusia sudah mengatakan engkau adalah pemberani."
Kemudian didatangkan,
⑵ ORANG YANG MEMPELAJARI ILMU DAN MENGAJARKANNYA DAN JUGA MEMBACA AL QURĀN AKAN TETAPI MELAKUKAN ITU SEMUA KARENA RIYĀ
Kemudian diperlihatkan kenikmatan yang Allāh berikan kepadanya maka diapun mengenalnya.
Kemudian Allāh Subhānahu wa Ta'āla bertanya: "Apa yang kamu lakukan terhadap kenikmatan ini?"
Dia berkata: "Aku mempelajari ilmu dan mengajarkannya dan aku membaca Al Qurān karenaMu."
Allāh berkata: "Kamu dusta, kamu mempelajari ilmu, mengajarkannya supaya dikatakan alim dan membaca Al Qurān supaya dikatakan Qari' dan manusia sudah mengatakan demikian."
Kemudian didatangkan,
⑶ ORANG YANG ALLĀH LUASKAN HARTANYA DAN TELAH DIBERIKAN BERBAGAI MACAM HARTA BENDA
Maka Allāh memperlihatkan kenikmatan yang telah Allāh berikan kepadanya, maka diapun mengenalnya.
Kemudian Allāh bertanya: "Apa yang kamu lakukan terhadap kenikmatan ini?"
Ia pun menjawab: "Tidaklah aku tinggalkan satu jalan yang engkau cinta. Aku berinfaq di dalamnya, kecuali aku infaq di dalamnya."
Allāh berkata: "Kamu dusta, akan tetapi engkau melakukannya supaya dikatakan dermawan. Dan sungguh manusia telah mengatakan demikian."
(Hadits shahih riwayat Muslim)
■ AMAL IBADAH YANG PERTAMA KALI AKAN DIHISAB
Amal ibadah yang pertama kali akan dihisab adalah shalat lima waktu.
Apakah seorang hamba menyempurnakan shalatnya atau tidak;
• Jika sempurna, maka akan ditulis sempurna.
• Dan apabila kurang, maka Allāh Subhānahu wa Ta'āla akan memerintahkan malaikat untuk melihat shalat-shalat sunnahnya.
• Apabila dia memiliki shalat-shalat sunnah, maka akan digunakan untuk menambal kekurangan yang dilakukan ketika shalat fardhu.
(Hadits Shahih riwayat Abū Dāwūd dan Ibnu Mājah).
■ HAL YANG PERTAMA DIHISAB
Adapun hal yang pertama yang berkaitan dengan hak antar manusia yang akan dihisab adalah tentang darah.
Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
أَوَّلُ مَا يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ فِي الدِّمَاءِ
"Hal yang pertama kali akan dihisab yang berkaitan dengan hak antar manusia pada hari kiamat adalah tentang darah."
(HR Muslim)
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
'Abdullāh Roy,
Di kota Al Madīnah
✒Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS
_____________________________
Selasa, 19 Juli 2016
KEADAAN MANUSIA KETIKA HISAB
🌎 BimbinganIslam.com
Rabu, 15 Syawwal 1437 H / 20 Juli 2016 M
👤 Ustadz 'Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 46 | Keadaan Manusia Ketika Hisab
⬇ Download Audio: https://goo.gl/dsSk5L
➖➖➖➖➖➖➖
KEADAAN MANUSIA KETIKA HISAB
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-46 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Keadaan Manusia Ketika Hisab".
Ada di antara manusia yang kelak akan sulit hisabnya. Ada yang mudah. Dan ada di antara mereka yang sama sekali tidak dihisab.
Orang-orang kafir, menurut pendapat yang lebih kuat, meskipun amalan mereka adalah amalan yang sia-sia, namun mereka akan dihisab dan ditanya Allāh Subhānahu wa Ta'āla,
⇒ Sebagai celaan bagi mereka.
⇒ Dan untuk menunjukkan keadilan Allāh serta menegakkan hujjah atas mereka.
◆ Hisab orang-orang kafir akan sangat teliti.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda :
وَمَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ هَلَكْ
“Barangsiapa yang diperiksa dengan teliti hisabnya maka dia akan binasa.”
(HR Bukhāri dan Muslim, shahīh)
◆ Adapun orang-orang yang beriman maka mereka akan dihisab dengan hisab yang mudah.
Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman :
فَأَمَّا مَنۡ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُ ۥ بِيَمِينِهِۦ (٧) فَسَوۡفَ يُحَاسَبُ حِسَابً۬ا يَسِيرً۬ا (٨)
“Adapun orang yang diberi kitab dengan tangan kanannya maka dia akan dihisab dengan hisab yang mudah.”
(QS Al Insyiqāq: 7-8 )
⇒ Dan yang dimaksud dengan "hisab yang mudah" disebutkan oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam sebuah hadits yang artinya:
"Sesungguhnya Allāh akan mendekatkan seorang mu'min kemudian menutupinya, kemudian Allāh berkata kepadanya:
'Apakah kamu mengetahui dosa ini? Apakah kamu mengetahui dosa ini?'
Maka orang mukmin tersebut akan berkata: 'Iya, wahai Rabbku.'
Sehingga ketika Allāh Subhānahu wa Ta'āla sudah membuatnya mengakui dan hamba tersebut melihat bahwasanya dirinya akan binasa (yaitu karena dosa-dosa tersebut) maka Allāh Subhānahu wa Ta'āla akan berkata:
'Aku telah menutupi dosa-dosamu ini di dunia dan Aku mengampuninya untukmu hari ini.'
Maka diapun diberi kitab kebaikan-kebaikannya."
(HR Bukhāri dan Muslim, shahīh)
◆ Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan bahwasanya ada 70.000 orang dari umatnya yang kelak tidak dihisab sama sekali.
Beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam menyebutkan bahwasanya mereka adalah orang-orang yang:
✓Tidak pernah minta diobati dengan besi panas.
✓Tidak minta diruqyah orang lain.
✓Tidak ber-thathoyyur (yaitu menganggap sial dengan melihat burung atau yang semisalnya).
✓Dan mereka hanya bertawakal kepada Allāh.
Di antara mereka adalah seorang sahabat 'Ukkasyah Ibnu Mihshān.
(HR Bukhāri dan Muslim, shahīh)
Itulah yang bisa kita sampaikan pada kesempatan kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
'Abdullāh Roy, Di kota Al Madīnah
✒Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS
______________________________






